Showing posts with label Review. Show all posts
Showing posts with label Review. Show all posts

July 05, 2014

Kalau Prabowo Jadi Presiden


Sore itu temanku tau-tau meminjami buku ‘Kalau Prabowo jadi Presiden’. Mungkin dia mengira aku belum mengenal siapa Prabowo Subianto.  Tepat sekali dia memilihku. Naluri seorang penulis, setelah baca akan menuliskan resensinya. Aku yang masih awam politik, sempat tidak tertarik membacanya. Sampai rumah, kutaruh buku itu di kolong meja *ups maaf temans* Tepatnya gak minat masuk ranah politik.   Tapi kadang iseng juga ngikutin kultwit @triomacan2000. Kadang baca berita politik di beberapa portal. 

Harapannya bisa mencerahkan dan membantu mereka untuk mengenali calon presiden. Yang masih ragu milih Prabowo Akhirnya milih Prabowo. Yang akhirnya milih Jokowi, mau kembali milih Prabowo. 

Buku ini ditulis oleh A. Pambudi. Sebuah buku yang cukup objektif. Karena tidak hanya menyampaikan kelebihan tetapi juga kekurangan Prabowo. Diterbitkan oleh penerbit narasi tahun 2009. Terdiri dari 2 bagian yang tersebar dalam 160 halaman. Bagian pertama tentang siapakah sebenarnya Prabowo, ada 16 sub bab yang menjelaskan siapa Prabowo. Bagi Anda yang belum mengenali Pak Prabowo, mungkin ternganga membacanya. Karena berseberangan dengan berita yang telah beredar di berbagai media sekuler. 

Ketika Prabowo memutuskan keluar dari Golkar, bukan berarti kecewa dengan Golkar. Justru mau berkiprah lebih maksimal dengan bergabung di partai Gerindra. Menurut Prabowo Platform Gerindra lebih cocok dengan pandangannya, yaitu ekonomi kerakyatan (hlm 19). Motivasi Prabowo maju sebagai capres cukup menyentuh.  Seperti diberitakan Far Eastern Economic Review edisi Agustus 2008, Prabowo mengatakan, “Saya memutuskan maju dalam pencalonan sebagai Presiden, karena saya merasa ini adalah tugas sebagai patriot. Ini adalah panggilan sebagai warganegara.” (hlm 20).  Motivasi itu menyiratkan niat yang tulus, bukan ambisi ambisius. Serta kegigihan seorang patriot yang beberapa kali jatuh bangun.

Figur Prabowo memang kompleks. Perannya di era reformasi cukup membingunkan. Bahkan banyak kontradiksi di sana sini. Dia memang seorang pemberontak mewarisi sifat ayahnya. Dimusuhi orang-orang terdekat karena beberapa tuduhan yang menyudutkannya. Kehidupannya diliputi ketegangan, salah satunya nyaris dibakar Fretilin.

Prabowo dipersalahkan atas tragedi kerusuhan massal 13 -15 Mei 1998. Tapi Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) tak menemukan bukti atas tuduhan bahwa ia master mind di balik kerusuhan itu. Prabowo mengaku menculik para aktivis tapi sudah dibebaskan semua. Penculikan itu merupakan tindakan preventif, agar tidak terjadi peledakan bom lagi. Dia tidak tahu-menahu atas nasib 12 aktivis lain. 

“Kamu pengkhianat! Jangan injak kakimu di rumah saya lagi” kata Prabowo (Asiaweek, 3 Maret 2000). Prabowo dituduh pengkhianat oleh adik iparnya, karena dianggap membiarkan mahasiswa menduduki gedung DPR/MPR. Pada saat itu Titiek Prabowo hanya bisa menangis. Namun tuduhan itu tak menyurutkan langkahnya untuk tetap bersikap baik pada mertua dan saudaranya.  Dia tetap mengiringi langkah mertuanya (Red. Soeharto) usai lengser. Walau sikap mertuanya masih dingin dan suasananya cukup tegang. Puncaknya dia harus bercerai dengan istrinya Titiek Prabowo.  Betapa itu kondisi yang teramat menyedihkan. Kalau buku ini berbentuk novel, barangkali air mata pembaca tak berhenti. Membayangkan betapa remuk redamnya hati pasangan itu.

Prabowo lulusan akademi militer nasional tahun 1974 pertama yang meraih status perwira tinggi. Padahal angkatan tahun 1972 saja belum ada yang menjadi jenderal. Tahun 1995 sampai 1998, Prabowo mengalami kenaikan pangkat tiga kali hingga meraih tiga bintang di pundak. Ini bukti beliau sosok yang cerdas dan luar biasa.

Prabowo dinilai sebagai sosok yang religius. Bahkan dia dianggap memiliki karakter Umar bin Khatab. Meski tidak sesempurna Umar bin Khatab, tapi sudah cukup menarik simpati ulama Indonesia untuk mendukungnya.

Prabowo adalah sosok yang bermental baja. Dia telah divonis sebagai mind master penculikan oleh DKP (Dewan Kehormatan Perwira) hingga tamatlah karier militernya. Pengusutan DKP hanya fokus padanya. Padahal banyak pihak yang meyakini dia hanyalah operator. Menurut Pius Lustrilanang, tanggung jawab penculikan berada sekaligus di pundak Prabowo, Feisal Tanjung dan Soeharto (Prabowo Sang Kontroversi, hlm, 40). 

Prabowo adalah sosok yang bermental baja, dia hadapi berbagai tuduhan dan fitnah selama bertahun-tahun. Tapi tetap tegak berdiri, maju membangun negeri agar mampu berdiri di kaki sendiri. Prabowo memutuskan menjalani hidup baru sebagai pengusaha di Luar Negeri.

Prabowo sudah menguasai peta keamanan di Indonesia. Dia telah membuktikannya saat melakukan pengamanan kerusuhan Mei, meski ditinggalkan atasan. Di tangan Prabowo yang seorang militer, Indonesia akan lebih aman. Sudah terbukti setiap presiden yang tidak punya basic militer, tidak mampu mengamakan Indonesia. Lihatlah kepemimpinan Habibie, Megawati dan Gusdur. Berbeda dengan kepemimpinan Soeharto dan SBY yang bertahan hingga beberapa dekade.

Pengalaman bisnis Prabowo lebih dari cukup untuk meyakinkan masyarakat Indonesia, bahwa dia mampu membangun ekonomi kerakyatan. Jaringan bisnis Prabowo dari Kaltim sampai Kazakhstan. Prabowo telah memimpin armada bisnis di bawah payung Nusantara Group (hlm. 93). Ia menjabat sebagai CEO PT Tidar Kerinci Agung (TKA), sebuah perusahaan yang memproduksi minyak kelapa sawit. Juga menjadi CEO PT Nusantara Energy, yang bergerak di bidang migas, pertambangan, pertanian, kehutanan dan pulp. Selain itu dia juga menjadi presiden dan CEO PT Jaladri Swadesi Nusantara yang bergerak di bidang perikanan. Selain itu masih ada perusahaan lain seperti PT Tribuana Antar Nusa, PT Gardatama Nusantara, Tanjung Redeb Hutani, Kiani Hutani Lestari dan masih banyak anak perusahaan lain. Indonesia akan berdiri di kaki sendiri. 

Kiani kertas memang sempat diperiksa Kejaksaan Agung sebagai saksi terkait kasus proses pengambilalihan kredit PT Kiani Kertas. Prabowo menyatakan saat mengambil alih PT Kiani Kertas, kredit perusahaan itu sudah berstatus macet. Prabowo tetap mengambil alih karena ingin tetap berada di tangan Putra Indonesia.
Prabowo telah membuktikan dirinya merakyat dengan menjadi pembela petani dan pedagang. Prabowo menjadi ketua umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) periode 2004 – 2009 dan ketua umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI). Pengalaman menjadi ketua HKTI dan APPSI ini semestinya bisa meyakinkan para petani dan pedagang untuk memilihnya jadi presiden RI.

Kekurangan SBY adalah kelebihan Prabowo dibahas mulai halaman 114 – 116. Prabowo lebih tegas dan berani.SBY terlihat kurang tegas saat pengambilan keputusan pemerintah menyangkut harga BBM. Pemerintah SBY maju mundur mundur memutuskan harga BBM, dinilai justru menimbulkan spiral yang mempertinggi inflasi. Kekurangtegasan itu merupakan celah yang memungkinkan Prabowo masuk. 

Jadi inti sari buku ini yakni meluruskan berbagai fitnah. Menjabarkan apa saja yang dilakukan Prabowo kalau jadi presiden. Antara lain meninjau ulang sistem ekonomi Indonesia dengan mengendalikan kapitalisme sehingga terbangun ekonomi kerakyatan. Buku ini cukup berhasil menggoyahkan niat saya untuk golput.

Buku ini sudah out of print. Kalau pengin lihat sekilas bisa klik disini

January 23, 2013

Testimoni Film Habibie dan Ainun


Sebagai salah satu pembaca buku Habibie dan Ainun, tentu saya senang mendengar kabar akan difilmkan. Alhamdulillah pas pengin nonton, pas ada yang ngajak + traktir nonton, inilah namanya 'bahagia itu sederhana'.

Film ini mengisahkan perjuangan Habibie saat sakit dan tetap kerja di Jerman. Cerita ini menginspirasi saya untuk terus bekerja keras meski sedang sakit. Selama tubuh masih bisa diajak bekerja ya dipaksa kerja. Mengisahkan perjuangan cinta sampai ke pelaminan bahkan sampai ke pemakaman. Betapa kesetiaan itu mahal harganya. Butuh pengorbanan yang luar biasa dan tiada henti. Ainun rela melepas status Dokter Anak di Indonesia demi menemani Habibie di Jerman. Ainun harus hidup sendirian di Apartemen mungil saat Habibie kerja. Ainun harus mau membagi waktu keluarga untuk negara.

Film ini mengajarkan kita arti kesederhanaan. Tak perlu mobil fortuner saat apel. Tak perlu jas necis, cukup naik becak dan pake baju sederhana sudah mampu memikat wanita. Yang penting hati yang tulus mencintai.

Akting Reza Rahardian tentu tidak perlu diragukan. Track record-nya bagus, pantaslah dipilih untuk memainkan Habibie. Beberapa aktingnya kocak banget. Saya ama Teh Mimil sampai tertawa beberapa kali melihat kekonyolan aktingnya menirukan cara Habibie jalan kaki dan bicara, seperti bukan Reza :D. Tapi seketika nangis lihat dia aktingnya menulis perjanjian saat sakit sambil nangis :((. Karena perubahan emosi yang cepat sekali bikin saya vertigo. Benerin nih, mendadak teater 3 di Mall Taman Anggrek terasa berputar. Reza Harus tanggung jawab nih :P. Saya hargai kerja keras Reza hingga membuat saya vertigo #eh. Akting mirip Habibie presiden RI itu gak mudah. Semua orang mengenalnya. Apalagi Reza harus berbahasa Jerman. Mulai dari gaya bicaranya, gaya jalannya, sampai gaya kepresidenan sudah diperankan dengan baik. 

Bunga Cita Lestari juga pinter memerankan Ainun. Dalam film itu dia tampak secerdas, segalak Ainun.  Yang paling saya inget tuh saat nyuruh Habibie tidur. "Kamu tuh bukan superman, butuh tidur!" kurang lebih dialognya gitu wkwkwk....Atau saat Ainun nyuruh minum obat. Jadi mikir, istri harus bisa tegas segalak dan selembut Ainun agar suami setia #eh lagi. Satu pesan moral penting dari film ini adalah kemandirian dan ketegaran Ainun. Saya yakin suami-suami Indonesia mengharapkan wanita yang mandiri semandiri Ainun. Dari pelajaran psikologi nikah, saya mendapatkan pesan. Wanita memang harus mandiri, tapi mandiri yang membuat suami tetap merasa dibutuhkan. Tidak naik genteng sendiri saat rumah bocor :D. Hidup bersama kanker dan tetap tersenyum semanis senyum Ainun itu tidak mudah. Butuh ketegaran yang luar biasa. Saking tegarnya Habibie tidak merasa istrinya sakit parah.

Imaginasi saya saat baca buku sudah terjawab semua di film itu. Bahkan film itu membuat imaginasiku bertambah detail. Terutama saat setting di Jerman. Mulai dari setting kantor, jalan bersalju, apartemen dll. Benar-benar memuaskan.

Tapi agak risih juga ketika kebiasaan Habibie mencium istrinya di 3 tempat diulang-ulang. Kalau tujuannya agar drama ini terkesan lebih romantis. Yak...Anda berhasil. Tapi lihat target pemasarannya dululah. Ini dianggap film keluarga. Saya mendapati film ini ditonton anak yang belum remaja. Mungkin sebagian keluarga tidak tahu bakalan ada adegan seperti itu. Atau mungkin anak-anak mereka sudah terbiasa melihat adegan seperti itu. Entahlah....

Saya tahu proses pembuatan film ini amatlah mahal. Tapi tidak bisakah mengemas iklan dengan halus. Aneh aja kalau tahu-tahu muncul produk sekarang padahal itu masa sebelum produk itu ada.

Inti dari testimoni ini adalah filmnya bagus ehehe....
Iya bagus karena saya punya satu ukuran film bagus atau enggak, bisa bikin saya tertawa dan menangis.
Hal-hal penting yang saya baca di buku, sudah ada di film, berarti kan bagus :D



February 17, 2012

[Resensi] Indahnya Prosa "Jatuh Dari Cinta"




Judul : Jatuh Dari Cinta

Penulis : Benny Arnas

Penerbit : Grafindo

Tahun terbit : 2011

Halaman : 216

ISBN : 978-602-8458-42-2



Cerpen dengan tema cinta masih saja menjadi pilihan utama. Benny Arnas peraih Krakatau Award 2010 berhasil meramu cerpen cinta dengan citarasa berbeda. Cerita orang-orang yang jatuh karena cinta dibingkai indah dalam buku ‘Jatuh Dari Cinta’. Berisi lima belas cerpen unik dan pasti ciamik. Tidak perlu ragu dengan kualitas cerpen buku ini, karena 100 cerpen karya Benny Arnas sudah tersebar di berbagai media. Tentu saja ramuan sastra dalam buku ini terasa kental sekali. Sekental avocado float.



Buku ini dibuka dengan satu judul cerpen yang akan mengundang tanya. Yakni cerpen ‘Natnitnole’ sejenis bunga yang jatuh berserakan di taman kota Hatna Hatnareb. Cerpen ini merupakan contoh cerpen dengan multi point of view. Sudut pandang orang pertama (akuan) digunakan oleh keempat tokohnya sekaligus. Menceritakan tentang keluarga yang menikah karena tenung.



Tokoh Papa selingkuh dan menyiksa Mama, akan tetapi cinta Mama tidak pernah berubah sampai perpisahan terjadi. Terasa memilukan saat tokoh anak muncul sebagai korban dari Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Dan sikap-sikap dingin yang mereka tunjukkan pada Papa. Efek perceraian terasa sekali dengan adegan berkumpulnya Mama dan dua anaknya dalam pelukan tangis. Ending cerita cukup mengejutkan karena dari awal kita tidak akan menyangka bahwa tokoh Papa main tenung. Papa mendatangi dukun dan menyatakan keinginannya untuk kembali.



Cerita itu memang cocok dengan filosofi bunga Natnitnole….Makin remuk mahkota dan kelopaknya,makin menyebarlah bau-bau harum yang bersumber dari kotak sarinya yang pecah. Makin hancur bunga itu, makin semerbak wanginya. Makin dibunuh cinta itu, makin hiduplah ia (halaman 12)



Cerpen ciamik lainnya berjudul ‘Bumi Itu Bulat, Cinta’. Dari cerita ini, kita akan menemukan kebaruan tentang filosofi cinta. Dipadu dengan setting tempat yang menarik, sehingga membuat cerpen ini begitu unik. Benny memilih setting di Hannover. Dia mengajak pembaca membayangkan keindahan Lune Park, salah satu taman terkenal di Eropa Barat.



Menceritakan pertautan cinta bak bumi yang bulat. Semakin berseberangan, semakin tidak bisa dicari karena akan tergelincir. Tokoh utama sebenarnya mencintai Meir, seorang wanita Jerman. Tokoh utama mengalami konflik batin. Antara rela berpisah dan tidak. Perasaan benci tapi rindu. Dia masih menerima email dari Meir. Bisa melihat foto-foto Meir dengan Klinso di Lunnerberger Heide. Cerita tentang Klinso. Dan semua itu sungguh menyiksa batinnya. Tokoh utama semakin terpuruk saat terdengar kabar Meir sudah menikah. Cerita ditutup dengan tulisan menyayat untuk Meir.



Meir, aku kini tahu mengapa kaukatakan pertautan kita bak bumi yang bulat. Karena dunia menyerupai bola, kan? Maka ketika kita berseberangan, sejatinya kita semakin dekat. Karena aku akan tergelincir. Pun engkau. Melingkar. Lalu, lalu, lalu…. Oh, aku tak tahu lalu apa. Lalu kita tak bisa saling membohongi bahwa akhirnya cinta itu pun koyak-moyak tabirnya….(Halaman 27)



Untuk mendeskripsikan setting Hannover tersebut, Benny tidak perlu datang langsung ke sana. Menurut wawancara singkat melalui Facebook, dia hanya banyak membaca dan tentu saja mengandalkan google.



Cerpen ketiga yang cukup membekas berjudul ‘Suara-suara Yang Menciummu’. Cerpen ini bisa membuat kita merenung setelah membacanya. Cerpen ini mengisahkan suara bisikan-bisikan iblis yang dihembuskan pada sepasang kekasih. Mereka berpacaran di Air Terjun Temam. Seperti layaknya orang berpacaran yang lalai karena bisikan setan. Mereka saling berdekatan, sehingga membuat setan bertepuk tangan.



Cerpen tersebut ditutup dengan surprise ending yang menohok. Sepasang kekasih itu hampir berciuman, tetapi lelaki polos itu mendengar adzan, dia ingat Tuhan. Dan merasa berdosa. Saat penyesalan belum luruh, gadis itu menjerit karena truk di depan mereka mengerem mendadak.



Lalu iblis pamit pergi. Berikut ini, kalimat menohok yang saya maksud :

Aku pergi sekarang. Sudah cukup aku menemanimu. Mulai detik ini kau bukan lagi urusanku. Setelah Izrail mengunjungimu biarlah Raqib dan Atit bermusyawarah dulu untuk menempatkanmu di mana. Tapi, menurutku, tak mungkin apa-apa yang telah kaulakukan sepanjang hari ini akan diputihkan begitu saja…. (Halaman 85)



Cerpen ini merupakan teguran keras, agar kita tidak mendekati zina. Karena maut akan menjemput kita kapan saja.



Kumcer ini ditutup dengan cerpen ‘Kepada Pengantin Baru’. Benar-benar komposisi yang tepat untuk judul buku ‘Jatuh Dari Cinta’. Entah kenapa penulis berubah begitu bijak dalam cerpen ini. Menganggap pengantin baru bakda lebaran itu orang-oang yang beruntung. Karena mereka akan menikah setelah melalui satu bulan cobaan. Menahan hawa nafsu dan mengeja cinta dengan berbagi.



Pembaca akan menemukan beberapa quote yang perlu dicatat dan diingat.

Benci menjadi dengki, cemburu menjadi ragu

Maka bila mencintai, cintailah sekadarnya. Bila membenci, bencilah sekadarnya.

Memaknai bahwa berumahtangga sejatinya tentang kecakapan mengolah amanah.

Gunung takkan menjadi lembah bakda meletus, bukan? Kebahagiaan takkan sirna ketika kita berbagi, bukan? (Halaman 194 – 197)

Tapi ada ada satu kalimat yang diulang di paragraf berikutnya. Tidak membosankan karena fungsinya untuk menegaskan.



Keempat cerpen itulah yang menurutku membekas di benak. Bukan berarti cerpen lain tidak membekas. Hanya saja karena saya menyukai keempat cerpen itu. Cerpen lain tidak kalah indah, seperti cerpen ‘Anak-anak yang Kembali’ menceritakan seorang suami yang tidak mengingikan anak perempuan. Karena nanti akan dibawa pergi oleh menantunya. Anak-anaknya baru kembali setelah Ibunya di liang lahat. Cerpen ‘Cerita Yang Mencintai Yun Karena Yin’ mengisahkan tentang Yang suami Yun yang suka mabuk dan main serong. Puncak konflik saat Yang membawa wanita cantik bernama Yin. Yun pun kalap dan membunuh mereka. Lalu menyerahkan diri ke Kantor Polisi.



Judul cerpen lain yang melengkapi kumcer ini antara lain : Perempuan Malam Tadi, Cerita yang Menyeruak dari Kebun Mawar, Yang Jatuh Berkeping-keping, Keluarga Sempurna, Kemughau, Sesungguhnya Dia Sangat Cemas, Kau, Aku dan Kisah yang Keparat, Tujuh Belas Perempuan, dan Kabut. Itulah sekumpulan judul cerpen yang eye catching. Dengan membaca judul saja, sudah bisa menarik pembaca. Karena ‘Kemughau’ bisa menimbulkan rasa penasaran.



Disarankan jangan membaca buku ini jika hati Anda sedang patah. Karena cerita-ceritanya hanya akan menambah mata semakin basah. Sangat cocok dibaca orang yang sedang jatuh cinta. Agar tidak terjatuh karena cinta. Sangat disarankan membaca buku ini, jika kalian sedang belajar menulis cerpen. Karena buku ini merupakan referensi yang tepat bagi Penulis Amatiran.



Untuk menghindari kejenuhan saat membaca, Benny menyelipkan beberapa lukisannya serta foto dokumentasi UWRF 2010.



Mungkin awal-awal membaca buku ini, Anda akan jatuh cinta pada penulisnya. Tapi Anda akan benar-benar terjatuh saat membaca penutup buku ini ‘Saya Cuma Pengarang, Cinta’. Sempat membuatku tersenyum karena gaya ceritanya yang menggelitik. Penulis menceritakan proses pembuatan buku ini. Memberikan cerpen-cerpennya pada kekasih sekaligus korban cerpen-cerpennya. Lalu menunggu komentar dan pujiannya.



Memastikan bahwa cerpen yang ditulis bukan pengalaman pribadi Benny, tetapi murni fiksi. Ditegaskan lagi dengan kalimat romantis. Saya menggamit bahumu. Saya memelukmu hangat. Saya hanya pengarang, Cinta. Saya yakin kau sangat menyukai cara saya menceritakan cinta, …. (Halaman 215). Saya pembaca juga akan menyukainya.



Sungguh sulit menemukan kelemahan cerpen-cerpen Benny. Mungkin kita akan sebal dengan ending-ending yang tidak sesuai dengan perkiraan pembaca pada umumnya. Kita akan menemukan ‘O’ dan ‘Oh’ di sepanjang cerita. Bagiku ‘O’ dan ‘Oh’ terlalu banyak sehingga terasa mengganggu. Huruf tersebut bisa terulang sampai tujuh kali dalam satu cerpen. Yah…bisa jadi itulah ciri khas Benny Arnas.



Sebagai penutup resensi sederhana ini. Sepertinya perlu saya kutip pesan penting dari Benny.

“Mengarang, bagi saya, juga tentang meramu kebahagiaan. Dan sebagai pengarang, sebaik-baik kebahagiaan adalah ketika saya bisa membuang kefasikan ke dalam aliran cerita hingga tak bersisa, hingga tak ada lagi keburukan yang bisa dituang ke dalam kehidupan nyata.”

October 28, 2011

Resensi Buku Dear Love_Mengenal Cinta Melalui Cerita



Judul : Dear Love
menghubungi cinta-menghubungkan cinta-hubungan cinta
111 tulisan tentang cinta
Penerbit : Hasfa Publishing
ISBN : 978-602-98386-7-1
Tebal : 227hlm.
Harga : Rp. 49.000

Jika kalian masih bertanya-tanya arti cinta, maka Anda butuh buku ‘Dear Love’. Buku tersebut akan menjawabnya melalui 111 cerita cinta. Jika kalian suka baca cerita cinta, maka buku ini cocok untuk Anda. Ditulis oleh 111 penulis yang lolos seleksi lomba yang diadakan Hasfa Publisher.

Sebelum mulai ceritanya, kita disambut kata pengantar yang cukup menyentuh, membuat kita mengangguk beberapa kali.
Derajat cinta sejajar dengan nyawa dan iman. Saling mengisi saling memberi arti bagi hidup dan kehidupan dunia.Ketika ketiganya bersinergi maka hasilnya adalah sebuah cahaya.Cahaya Ilahiah. Halaman 3.

Tema dalam buku Dear Love sebagian besar tentang perjodohan dilengkapi dengan flash fiction tentang perpisahan. Kita akan menemukan mutiara cinta yang memisahkan kedua tema itu.
Cinta itu hitam. Bukan pink.Ketika tujuh warna pelangi itu bersatu akan menjadi hitam. Dan hitam itu menyerah cahaya secara maksimal,cahaya sumber kehidupan.Sumber segala warna. Halaman 8.
Cinta identik dengan warna merah jambu. Padahal dalam cinta memang banyak warna. Melebihi jumlah warna pelangi.
Cinta itu bulat. Bukan berbentuk hati. Bulat itu tidak kurang atau lebih. Dia hanya 360 derajat. Jika lebih atau kurang satu derajat saja, dia tidaklah bulat. Dan itu bukan cinta. Halaman 174.
Dalam cinta itu hendaknya diisi unsur-unsur baik. Seperti mengasihi, menyayangi, kejujuran, pengertian, kesetiaan. Jika dalam cinta ada kata menyakiti atau tersakiti, berarti derajat cinta berkurang. Jika berkurang, berarti itu bukan cinta.

Di antara cerita mengharukan, kutemukan satu cerita menggelitik. Judulnya’Jodoh Salah Alamat’ karya Inggar Saputra. Dodi bingung karena persiapan nikah tinggal satu hari. Sampai dia sudah mengenakan baju pengantin dan akan menikah sebelum waktunya. Dodi dan keluarganya mengira calon istrinya telah meninggal. Ternyata polisi salah kirim mayat :D.

Dua cerita dengan tokoh utama ayam dan semut juga membuatku tersenyum. Judulnya ‘Jagoanku Sayang, Jagoanku Malang’ karya Bayu Insani. Menceritakan jago ayam yang sering menang bertanding. Majikannya jadi makmur. Si Jagoan dikurung karena kakinya patah, sehingga dia merasa tidak disayang lagi. Rupanya dia salah sangka, majikannya justru bilang sayang dan mengizinkan dia menjemput jodohnya.

Dengan membaca ‘Hikayat Takdir’ kita bisa memahami kehidupan semut. Bahwa semut juga tidak mau dipoligami. Buktinya ada dalam petikan dialog semut berikut ini : “Andai aku bisa memilih,” keluhku, “Memilihmu seorang…” halaman 66.
Dua karya yang menurutku unik adalah ‘Blue Star’ karya Mimin HaWay dan ‘Matematika’ karya Dwi Sekarang Mah. Cerita mengalir seperti ‘Dialog Dua Layar’ karya Asma Nadia. Jodoh tidak pernah tertukar. Kalau sudah jodoh, apapun hambatannya pasti berakhir di pelaminan. Matematika mengajak kita untuk mengukur kapasitas waktu dengan kasih sayang. Kutemukan kegelisahan dalam cerita karena tidak kunjung menemukan jawaban akurat. Karena memang cinta tidak perlu dihitung.

De Javu karya Ikal Hidayat Noor merupakan flash fiction dengan diksi bagus. Kutemukan kegelisahan dan kegundahan yang begitu dalam. Karena ketidakmampuan melepaskan bayangan orang yang dicintai. Dan masih banyak cerita keren lainnya.

Tak ada gading yang tak retak. Begitu pula dengan buku ini. Beberapa kali kutemukan typo dan kesalahan penggunaan tanda baca. Dan kesalahan seperti itu cukup mengganggu pembaca. Ada kesalahan yang cukup fatal dalam cerita ‘Kupinang Kau Dengan Syahadat’.Kata message ditulis massage. Jadi lucu jika massage yang artinya pijat masuk dalam kalimat ‘Itu adalah massage yang Bapak kirim ….’ Tapi kesalahan kecil menjadi tidak berarti jika cerita padat berisi dan menarik dewan juri.

September 20, 2011

Film 'Tendangan Dari Langit' Emang Legit

Posting aaaah...pagerank udah turun 1 nih :( Karena kebanyakan baca testimoni film ini, lihat iklan di TV.Jadi bikin penasaran. Gimana sih tendangan yang berasal dari langit itu? dan ternyata langit di sini nama sebuah desa Langitan di Bromo. Awas tertipu! Tadinya saya pikir ini tendangan memang dari langit, eh ternyata tendangannya melejit hampir menyentuh langit. Film ini berkisah tentang perjuangan seorang anak yang memiliki bakat main sepak bola.Tetapi tidak diizinkan Bapaknya, karena pemain sepak bola dianggap tidak memiliki masa depan.Selain itu karena Bapaknya pernah mengalami pahitnya jadi pemain sepakbola. Menurutku Hanung berhasil melegitkan setiap adegan (sengaja pake kata legit biar cocok dengan judul). Beberapa adegan Wahyu dengan Indah akan membuat kalian bilang "so...sweet". Atau adegan Wahyu memberikan hadiah baju koko, kopiah serta kuda pada Bapaknya. Beberapa adegan berhasil membuat penonton teater 1 tertawa. Jangan disuruh sebutin semua adegan lucu ya. Sumpah saya sudah lupa :D. Mending nonton sendiri aja. Yang jelas saya beberapa kali tertawa karena dialog yang lucu.Adegan Joshua yang sok puitis juga lucu.Adegan Wahyu menempel poster Irfan Bachdim yang ada tulisan 'Never Give Up' lalu ditulisi artinya 'jangan menemui aku lagi' (terjemahan dari Indah saat marah). Puncak ketegangan yang saya rasakan saat Wahyu main sepakbola lagi, padahal sudah diketahui ada kelainan di lutut sebelah kanan. Akan lumpuh jika dipaksa main. Jadi ingat lututku sendiri yang belum sembuh meski sudah 3 bulan. Indah dkk menuju lapangan untuk menghentikan Wahyu, tapi di depan mobil ada beberapa kendaraan yang memenuhi jalan. Sementara Wahyu sudah larut dalam permainan sepakbola. Dan disaat Wahyu jatuh, Indah dkk baru datang. Wahyu beruntung karena langsung ditolong oleh seorang fisioterapi. Yang perlu diwaspadai saat nonton film ini adalah virus misuh khas arek Malang. Soalnya Sudjiwotedjo sering misuh, yang justru bikin orang tertawa. Satu lagi, jangan tiru adegan latihan sepakbola bersama kuda. Saya yakin Anda akan disepak kaki kuda :D. Konon latihan seperti itulah yang paling baik. Karena ada tantangan saat menggiring dan merebut bola. Dari seluruh film karya Hanung Bramantyo, menurutku ini yang terbaik. Mending buat film olahraga saja daripada film religi yang sering kontroversial. Kita dipacu untuk mencintai persepakbolaan Indonesia, sikap pantang menyerah. Dan menanamkan semangat nasionalisme dibuktikan dengan kalimat "Indonesia untuk piala dunia". PS. Makasih atas traktiran nonton film ini, Ky. Film ini mengingatkanku pada kejadian masa kecil, kepala saya terhantam bola yang meleset dari gawang. Waktu itu saya nonton di belakang gawang :D. Makanya sekarang agak-agak gak minat sama bola karena masih trauma. Untung film ini bukan 3D. Kalo 3D bisa pingsan nonton film ini gara-gara lihat tendangan bola yang menuju kepala saya.Semakin bertambah keinginan saya explore gunung Bromo.Pemandangan alam yang sangat kwereeeen. Hati-hati ya Kadang kita lupa waktu karena bola Kadang kita berbuat anarkis juga karena bola Tapi kita tidak bisa menyalahkan bola Karena kendali ada pada kita Waspada ahahaha....ngomong apaan sih?

March 23, 2011

Tentang Film Gnomeo And Juliet Versi 3D

Kemarin, Selasa (22/3/11) dapat rezeki nonton bareng teman di XXI Gandaria City. Temanku itu suka film-film fantasi. Dulu saja yang ajak dia nonton Rumah Tanpa Jendela, giliran dia suka film itu ganti ngajak aku.



Film ini merupakan parodi dari film Romeo dan Juliet karya William Shakespeare. Sebuah cinta terlarang antara keluarga topi merah dengan topi biru. Gnomeo dari kalangan topi biru. Sedangkan Juliet dari topi merah. Mereka saling balas dendam. "Dendam selalu menyenangkan," kata Gnomeo saat mau balas dendam dengan Tybalt. Tybalt bersikap curang saat balapan gokart (lebih mirip mesin pencabut rumput :D). Saat Gnomeo ingin balas dendam, dia mengajak Benny yang berisik banget jalannya karena bawa pilox.

Juliet bertemu dengan Gnomeo saat berburu Anggrek. Setelah pertemuan itu mereka saling suka. Nannete (Sang katak) menganggap kisah cinta mereka romantis tapi tragis, terkutuk dan akan berakhir. Tapi Juliet tetap ingin bertemu dengan Gnomeo secara diam-diam. Ada adegan lucu saat Gnomeo memanjat dinding pagar rumah topi merah, kepalanya terjepit bilah pagar saat mereka ingin berciuman. Gnomeo menganggap perpisahan adalah kesedihan yang manis.

Juliet dijodohkan dengan Paris. Dia memberi tanaman pencinta kapur dan menghibur dengan permainan musik. Tapi Juliet tetap menemui Gnomeo. Mereka menuju kebun yang ada bangau warna pink. Di kebun itu ada mesin pencabut rumput tipe alliseter 1950. Juliet naik dan menyalakan mesin itu, memotong rumput membentuk pola love.

Kedekatan Gnomeo dan Juliet dilihat Benny. Setelah melihat Benny justru dihadang Tybalt. Mereka bertengkar. Topi biru Benny dirusak. Gnomeo melihatnya lalu balas dendam. Tybalt kalah dan menabrak tembok lalu mati. Pihak topi merah marah, dianggap itu karena kesalahan Gnomeo. Timbul perang.
Benny memesan Terrafirminator (mesin pencabut rumput) dengan mesin yang lebih bagus dan ukuran yang lebih besar. Perang besar antara topi merah dan biru pun terjadi.

Gnomeo dikira mati tertabrak mobil tapi ternyata hanya tersangkut mobil. Tapi setelah selamat dia digondol anjing lalu terangkut Excavator. Entah gimana ceritanya, sampailah Gnomeo di kepala patung William Shakespeare :D

Saat perang antara topi merah dan topi biru, Gnomeo masih berdialog dengan William. Dia tidak tahu kalau keselamatan Juliet terancam. Sampai akhirnya Shroom datang bersama dengan Bangau pink menolong dan membawa Gnomeo ke medan perang.
Gnomeo menyelamatkan Juliet. Tapi tiba-tiba Terrafirminator mengarah ke mereka dan menghancurkan menara. Mereka dikira mati. Seluruh warga merah dan biru bersedih hati. Tybalt dan Ibunya Gnomeo berbaikan. Mereka mengira Gnomeo & Juliet mati ternyata tidak. Surprise ending!

Debut penyutradaraan sutradara Kelly Asbury cukup menghibur. Beberapa kali terdengar suara penonton tertawa. Yang membuat saya tertawa susah berhenti itu saat melihat simbol apple di macbook diganti pisang :D. Visualisasi animasinya bagus banget. Jadi mikir cara bikinnya gimana. Apalagi saya nonton yang versi 3D. Muantablah pokoknya. Tapi sayang pesan moralnya gak dapet. Malah masih ada aja adegan ciuman, sementara itu film untuk semua umur. Mungkin bagi beberapa orang itu hal biasa bukan tabu. Kalau menurut saya sih nggak boleh lah yaw.

Nunggu sutradara Indonesia bikin film 3D kayak gini ah. Mungkin generasi Nibiru bisa contoh film ini. Very recommended! bagi mereka penyuka film 3D fantasi.

Sebelum nonton lihat trailernya dulu di http://www.imdb.com/video/imdb/vi854264089/. Biar gak nyesel.

Thanks to my bestfriend N-Qie yang dah traktir nonton.

March 15, 2011

Resensi Film Rumah Tanpa Jendela




Genre : Drama Musikal
Sutradara : Aditya Gumay
Ide Cerita : Asma Nadia
Penulis Skenario : Adenin Adlan dan Aditya Gumay
Produser : Adenin Adlan dan DR. Seto Mulyadi
Produksi : Smaradhana Pro


Film Rumah Tanpa Jendela dikembangkan dari cerpen Asma Nadia yang berjudul Jendela Rara. Cerpen tersebut juga dikembangkan menjadi novel Rumah Tanpa Jendela.

Film ini mengisahkan impian anak jalanan bernama Rara (Dwi Tasya) untuk memiliki jendela rumah. Karena rumahnya tanpa jendala.

Rara sekolah dibimbing Ibu Alya(Varissa Camelia). Saat pelajaran mengarang cerita, Rara menyampaikan keinginannya memiliki rumah dengan satu jendela. Cukup satu saja. Rara juga menularkan virus jendela pada teman-temannya. Sehingga mereka juga ingin memiliki jendela di rumahnya.

Aldo (Emir Mahira) mengenal Rara saat pulang dari sanggar lukis. Rara ngojek payung. Rara tertabrak mobil karena sopir Aldo tidak melihat posisi Rara tepat di belakang mobil. Sehingga saat mobil bergerak mundur Rara terbentur. Sejak kejadian itu Rara bersahabat dekat dengan Aldo. Sampai Aldo mau menyumbangkan buku di sekolah perkampungan kumuh. Adam (Ozan Ruz) ikut mengantar buku dan bertemu Ibu Alya. Lama-lama Adam menyukai Ibu Alya.

Raga (Raffi Ahmad) ayah Rara berusaha mewujudkan mimpi anaknya. Dengan memberi kejutan lukisan jendela. Rara kecewa karena jendelanya tidak berlubang. Saat bertemu tukang kusen jendela, raga menukar ikan yang dijual dengan kusen. Apadaya kebakaran telah merenggut impian.

Bersamaan dengan kebakaran di perkampungan kumuh Menteng Pulo, Rara dan teman-temannya merayakan ulang tahun Kakaknya Aldo (Emir Mahira) –Andini (Maudi Ayunda) yang malu punya adik yang cacat. Kejutan tari dan nyanyi dari Nek Aisyah (Ety Cancer), Rara serta teman-teman pemulung justru membuat Andini marah besar. Andini komplain pada MC ulang tahun (Indra Bekti) “aduhh…gimana sih? Kan gak ada acara anak-anak itu tampil di sini…?” Jawaban MC yang kebingungan membuat saya nyengir kuda “Ya…gue gak tau…yang gue panggil kan grup bandnya abang lo…Tapi ujug-ujug aja itu liliput itu pada dating ama pawangnya.”

Setelah dua adegan itu, kepedihan dalam film ini datang bertubi-tubi. Sehingga tidak memberi celah sedikitpun bagi penonton untuk berhenti menitikkan air mata. Raga meninggal dunia. Simbok (Inggrid Widjanarko) belum sadar dan harus masuk ruang HCU karena menderita penyakit TBC. Aldo meninggalkan rumah karena merasa sedih mendengar kecurigaan Ibunya bahwa Rara dan teman-teman yang kemungkinan mencuri berlian Ibunya. Aldo pergi naik taxi menuju Rumah Sakit tempat simbok Rara dirawat. Dari adegan ini kelihatan sekali akting Emir Mahira sangat bagus. Dia begitu pandai meniru karakter anak cacat. Ekspresi kesedihan yang ia tampakkan sungguh menyesakkan dada. Seratus jempol untuk Emir Mahira. Begitu pula akting Ati Cancer yang panik karena Aldo hilang. Aty benar-benar total memerankannya sehingga menimbulkan ketegangan.
Adegan Raga dan Rara ngojek paying untuk makan malam. Sungguh mengharukan. Suspense terasa saat mereka makan di rumah kosong yang ternyata ada orang gila.

Film bergizi tinggi ini ibarat segelas air yang menyegarkan di tengah-tengah film-film dewasa amoral. Mengajarkan kita membuka jendela hati lebar-lebar agar mencintai sesama yang kekurangan, banyak bersyukur meskipun kehidupan nyaris hancur. Film ini berhasil membuat saya berderai air mata lalu tertawa.

Tak ada gading yang tak retak. Sebagai penonton awam saya menyayangkan potret Simbok di HCU. Karena luka bakarnya tidak begitu tersorot. Padahal Simbok benar-benar terkungkung api yang kemungkinan besar sekujur tubuhnya terbakar. Sebenarnya adegan kebakaran itu sudah mirip kebakaran betulan. Bekas-bekas yang ditinggalkan pun seperti bekas kebakaran betulan. Tapi ya itu tadi, luka korban-nya justu kurang kelihatan. Satu lagi penampilan Rara masih kurang mewakili anak-anak jalanan yang rata-rata dekil, rambut kusut. Rara di sini masih berambut panjang lurus hitam terawat.

Buat kalian yang belum nonton film ini. Buruan nonton deh! Sekalian beramal. Karena 100% keuntungan dari film ini akan disumbangkan untuk kaum dhuafa.

Masih bisa ditonton di sini:

BINTARO
12:30
14:40
16:50
19:00
21:10
BLOK M SQUARE
12:15
14:25
16:35
18:45
20:55

dan kota2 dibawah ini:

BANDUNG
MALANG
BOGOR
BEKASI
PALEMBANG
YOGYAKARTA
BINJAI

Selengkapnya cek di http://21cineplex.com/playnow.cfm?id=2485&city_id=3

Curcol :
Setelah ajakan pertama ditolak karena teman sibuk dan punya acara lain. Akhirnya hari Kamis bisa nonton juga.
Saya tetap pilih jadwal tayang jam 18.45 di 21 BlokM Square . Meskipun jam 18.42 saya masih belanja di toko buku. Sampai di 21 sudah telat 15 menit. Itupun saya tidak langsung masuk. Karena teman nonton masih di jalan. Dengan menahan rasa penasaran, saya tetap duduk menunggu temanku sampai datang. Jam 19.11 barulah saya masuk.Ketinggalan akting Bunda Asma ihiks....Kayaknya saya musti nonton lagi dengan teman lain. Ada yang mau nemenin nonton?

December 27, 2010

Resensi Film Dalam Mihrab Cinta_Menyembuhkan Rasa Penasaran

Rasa penasaranku tumbuh sejak baca buku 'Dalam Mihrab Cinta' versi novelet. Ditambah mau nonton gak jadi-jadi. Jadilah rasa penasaran semakin menjadi-jadi :D.

Setelah ajak teman sana sini, akhirnya saya bisa nonton kemarin (Senin, 27 Desember 2011) di 21 BlokM Square. Karena saya suka film ini, jadi hanya hal positif yang saya tulis. Jangan komplain plis!

Film langsung dibuka dengan konflik pencurian di Pesantren. Samsul Hadi (Dude) difitnah telah mencuri uang Burhan. Tanpa melakukan tabayun, pihak pesantren menghukum Samsul. Dan menggunduli rambutnya. Sumpah Dude jadi jeleks pake bangets wkwkwkwk....*Piss Dude. Apalagi wajah dia di koran itu. Seisi teater dua tertawa demi melihat tampang Dude Herlino.

Dude terpaksa mencopet karena lapar dan lepas kontrol. Begitulah jika iman kita sedang turun. Setan berbisik agar kita berbuat buruk. Imbalannya tentulah penjara. Di Penjara itu, Samsul Hadi bertemu penjahat kelas kakap. Dia diajari bagaimana jadi pencopet yang gak tanggung tanggung. Percakapan di penjara itu cukup menggelikan, sekali lagi terdengar suara tawa mereka. Nadia (adik Samsul Hadi) menengok ke penjara untuk memastikan apakah benar orang di koran itu adalah kakaknya. Samsul minta Nadia segera membebaskannya.

Setelah bebas dari penjara, Samsul tidak berhenti mencopet. Bahkan semakin menjadi-jadi. Sampai akhirnya ia mencopet dompet Syilvie (Asmirandah) yang ternyata sudah dipinang Burhan. Samsul mencari alamat rumah Syilvie. Kebetulan satpam di perumahan bilang kalau ada yang membutuhkan guru ngaji privat untuk anaknya. Pucuk dicinta ulam pun tiba. Samsul melamar jadi guru ngaji, sekaligus mendekati keluarga Syilvi. Rencana-rencana Samsul berjalan lancar, karena ayah Syilvi sering sholat berjamaah di masjid perumahan.

Samsul juga diundang oleh EduTV untuk jadi penceramah. Meski Syilvi sempat kecewa karena sudah tahu bahwa Samsul Hadi lah pencopet dompetnya, tapi Syilvi tersentuh juga saat melihat Samsul ceramah. Sehingga orang tuanya datang meminta Samsul meng-khitbah putrinya. Zizi (Meyda Safira) mendengar percakapan mereka, Zizi sedih mendengar orang yang diharapkan menjadi suaminya itu akan menikah dengan wanita lain. Samsul sholat istikharah, mengingat Ibunya cenderung ke Zizi. Syilvi atau Zizi kah yang akan jadi pendamping hidup Samsul Hadi. Sembuhkan rasa penasaranmu dengan menonton sendiri hihi....

Pesan Moral yang saya tangkap :


1. Ketika Alloh berkehendak, tidak satupun manusia bisa merubahnya (perhatikan detail per adegannya sendiri yak!)
2. Iman itu harus diperkuat diperkuat lagi terus menerus agar bisa mengontrol kita dari perbuatan keji dan mungkar.
3. Orang yang berbuat jahat pasti akan dapat balasan dari Alloh baik secara langsung di dunia maupun ditunda sampai akhirat.
4. Don't judge a book by a cover, pencopet bisa dipanggil Ustadz hanya dengan menggunakan peci. Santri dianggap baik padahal pencuri dan playboy. Sebaiknya kenali seseorang dengan baik, tidak hanya yang tampak di luar tapi telaah lebih dalam lagi.


Dan tentu saja masih banyak pesan moral lainnya.
Ada lagi alasan kenapa saya suka sekali dengan film ini, karena view nya indah (ada hamparan langit bersih dihiasi awan putih, senja merona dengan cantiknya) dua lukisan alam yang saya suka, kecelakaan yang dikemas apik sehingga kelihatan softly, backsound & soundtrack nya muantabslah.

June 30, 2010

Telkom Speedy Lagi Baik Hati


Sebagai konsumen Speedy selama tiga tahun, saya turut bersenang hati dengan kehadiran konten baru IME Speedy antara lain : Protector, KanalBola, FullTrek, Pesona Edu. Sepertinya Speedy lagi baik hati nih, bagi-bagi konten menarik sesuai kebutuhan konsumennya. Salah satu trik untuk mempertahankan konsumen agar tetap setia menggunakan produk-produk Speedy. Kalian musti coba aplikasi keempat portal itu. Dijamin seru!

Saya coba review semampunya, soalnya saya juga baru coba-coba. Tapi kelamaan kalau baca postingan ini. Buruan klik link diatas! Dan coba aplikasinya.
Portal ini memanjakan anda yang suka musik.  Ibarat sayur tanpa garam pastilah terasa hambar. Penyuka musik tanpa update koleksi musik pastilah terasa kurang. Nah, dari portal ini kita bisa download lagu-lagu top 50 harian, mingguan, bulanan bahkan tahunan. Tersedia juga top 50 album, top 50 true tone, top 50 flexi tone, top 50 streaming. Selain itu tersedia music video sekaligus mobile content. Bisa akses sambil naik bis tuh. Asalkan pegang HP yang bisa internetan. Yang suka musik dangdut, jazz, dance, R & B, pop, rock, bisa pilih genre. Jadi lebih mudah searching lagu. Apalagi ditambah fasilitas download 10 lagu gratisan setiap bulan. Cocok tuh buat yang suka gratisan. Atau ikuti acara yang diadakan FullTrek, biar dapat kupon gratis senilai lima puluh ribu sampai seratus ribu rupiah. Top abis kan! Komplit kan! Makanya buruan klik link diatas! 



Hallow...bola mania. Ada info baru dari Telkom Speedy yang baik hati nih. Kalau pulang kerja sudah kecapekan, tapi tetap ingin nonton bola. Jangan dipaksa! Bisa nggak kerja esok harinya. Mending kunjungi KanalBola untuk melihat video nya. Kanal bola is the first commercial broadband streaming in Indonesia. Jika jadwal piala dunnia sudah mulai dan anda masih di jalan. Buruan kunjungi portal kanal bola. Beritanya juga lengkap uey. Saya yang nggak ngikutin dunia per-bola-an jadi tahu perkembangan piala dunia. Bisa tahu Didier Drogba (Chelsea), Wayne Rooney (Manchester United) nyetak gol berapa. Saya juga bisa lebih mengenal Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, Ronaldinho, Franck Ribery dan pemain sepakbola lainnya. Karena tersedia data mereka.  Tak perlu pusing cari tabloid bola yang kadang sold out. Mantap kan!


Layanan ini sudah lebih dari mantap. Super duper mantab lah. Dengan penggunaan aplikasi protector, anda bisa terhindar dari ancaman virus yang merajalela, spyware, trojan horse, hack, phising dll. Tak perlu merogoh kocek terlalu banyak, cukup Rp. 8.800 untuk pengguna speedy dan Rp. 10.000 untuk non speedy. Harga ini murah sekali lho dibanding harga anti virus asli lainnya yang mencapai tiga juta rupiah.

Lebih baik anda download protector user guide terlebih dahulu sebelum anda download aplikasi protector dan ikuti langkah-langkahnya. Dijamin sukses. Karena sudah jelas dan lengkap baik untuk pengguna speedy maupun non-speedy. Jadi tidak perlu saya posting ulang. Atau silakan lihat video tutorialnya. Apakah anda tetap membiarkan komputer anda terserang virus karena tidak terlindungi atau merelakan uang sepuluh ribu rupiah demi kesehatan komputer anda? Apalagi untuk anda yang suka browsing website pembawa virus, malware dll. Tentu produk ini sangat cocok dan berguna bagi anda. (Cocok dah jadi marketing speedy)

Jika anda pernah mengalami perhitungan dengan bantuan jari atau alat lain seperti sempoa. Mungkin anda akan terpana jika melihat perkembangan aplikasi pendidikan sekarang ini. Dengan pesona matematika tentunya akan lebih mudah menghitung. PesonaEdu adalah hadiah bagi guru dan murid SD, SMP dan SMA atau SMK. Tersedia simulasi interaktif kelas dunia dan lebih dari 1500 animasi dengan dua bahasa yakni Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Terbayang kan betapa mudahnya belajar matematika dan fisika. Guru juga pasti terbantu dengan aplikasi ini. Tidak perlu berbusa-busa mengajarkan listrik statis, pemantulan baur dll. Begitu pula murid-muridnya, tidak terlalu bergantung dengan modul sekolah yang kadang kondisinya sudah jelek. Atau harus bawa banyak buku ke sekolah. Orang tua murid terkesan lebih bertanggung jawab jika memakai software PesonaEdu untuk anak-anaknya.

Andaikan anak jalanan yang tak sempat mengenyam pendidikan bisa menggunakan aplikasi ini. Pasti mereka jadi senang sekali. Dan mau belajar tanpa dipaksa. Bagi adik-adik yang memiliki motivasi lemah dalam belajar, akan terbantu dengan adanya produk PesonaEdu. Apalagi penggunanya sudah sampai ke luar negeri. Jadi tak ada alasan untuk tidak mencoba aplikasi ini bukan?

Sebagai anak Indonesia, saya turut berbangga hati dengan adanya PesonaEdu. Dan mendadak ingin alih profesi jadi guru :)



November 11, 2009

Film Religi Masakini "Emak Ingin Naik Haji"


Pic. By Asma Nadia

Menerabas hujan deras
Menguatkan kemauan agar tetap mengeras
Hingga sampai di XXI FX Senayan pas
Berada diantara pemain & crew film "Emak Ingin Naik Haji" dan media pendukung membuatku merasa senang bukan kepalang.
Disambut rebana, dipersilakan masuk oleh Mas Aditya Gumay.
Melihat dengan jelas artis-artis film Emak Ingin Naik Haji, ditambah Hadad Alwi, Sulis, Snada, Astri Ivo, Cici Tegal, M. Kholidi Asadi Alam(Azzam-KCB). Diawali tarian anak-anak kecil yang begitu lincah, lalu penampilan Ki Slamet dengan puisi bunda dan pencuri. Benar-benar perayaan hari pahlawan yang tak terlupakan.

***

Review Film Emak Ingin Naik Haji
Membaca buku "Emak Ingin Naik Haji" (Album pilihan Asma Nadia), mata sudah berkaca-kaca. Menonton trailernya juga membuat air mata menjelma kaca. Waktu itu saya sudah bilang "ni film bakalan sukses". Dan saat nonton gala premiere nya, kaca masih saja menghiasi mata. Dan ini tidak hanya terjadi pada saya. Hampir semua penonton film ini mengaku tak mampu menahan air matanya. Jadi siapkan handuk kecil atau tisu sebelum nonton. Selain membuat terharu, film ini juga lucu. Soundtrack pun menyentuh kalbu.

Itulah kenapa saya jatuh cinta dengan film religi seperti ini. Setiap adegan mampu mengaduk-aduk emosi. Tertawa dan menangis campur aduk jadi yummy. Dakwahnya tak ada kesan menggurui. Memiliki jiwa sosial yang tinggi. Akankah film seperti ini akan hadir kembali nanti?
100 thumbs up!

Diawali dengan big close up tangan Zein sedang melukis ka'bah. Lukisan itu akan dipajang saja, agar emak bisa memandangnya setiap kali rindu tanah suci. Zein ingin mimpi emaknya naik haji terealisasi. Hatinya teriris setiap emaknya membicarakan harapan dan impian naik haji.
"Hmmm, emak udah nabung bertaon-taon tapi duitnya belum cukup juga. Naik haji sekarang berapaan ya?
"Tiga ribuan, Mak."
"Jangan bercanda. Masak tiga ribu?
"Tiga ribu dollar, Mak. Sekitar 30 jutaan."
"Kapan, Emak bisa naik haji ya Zein? Simpanan emak aja baru 5 jutaan."

Juragan haji Saun sebagai tetangga emak sudah naik haji berkali-kali. Tingginya biaya naik haji tak masalah bagi keluarga juragan haji. Uang tabungan lima juta emak harus direlakan untuk biaya operasi anaknya Zein. Zein ingin mengganti uang emaknya. Semalam suntuk tak bisa tidur. Dalam kondiri kalut, Zein coba mencuri di rumah juragan haji. Tapi urung niatnya, saat mengingat suara emak membaca Al Qur'an. Adegan emak meneteskan air matanya di Al Qur'an itulah yang membuat saya tak mampu menahan air mata ini membasahi pipi.

Disisi lain ada orang naik haji untuk kepentingan politik. Agar ada embel-embel haji di depan namanya. Sehingga masyarakat tertarik memilihnya sebagai walikota.

Saat Zein membantu belanja di supermarket, ia mendengar pengumuman undian kupon belanja berhadiah paket naik haji. Zein girang bukan kepalang saat membaca nomor undiannya ada dalam daftar pemenang undian. Tapi takdir berkata lain, Zein kecelakaan. Di rumah sakit inilah letak benang merahnya.

Akankah Emak jadi naik haji?
Silakan menuju 21 terdekat dikota anda untuk menemukan jawabannya.
Buktikan anda orang islam sejati yang mencintai film religi produk dalam negeri!

Dan
Jangan buang tiket nonton Film Emak Ingin Naik Haji anda. Kirimkan potongan tiket beserta biodata dan komentar anda tentang Film Emak Ingin Naik Haji, ke alamat Jl. Puri Mutiara II no. 7 Jeruk Purut Jakarta Selatan. Tersedia hadiah umroh untuk 2 orang pemenang yang terpilih. Pemenang akan diumumkan tanggal 8 Desember. Keikutsertaan dalam promo ini tidak dipungut biaya. Promo ini berlaku untuk anda yang menonton sampai dengan tanggal 24 November 2009.

Judul Film : Emak Ingin Naik Haji
(Diadaptasi dari cerpen Emak Ingin Naik Haji karya Asma Nadia)
Sutradara : Aditya Gumay
Penulis Skenario : Adenin Adlan
Produser : Smaradana Pro & Mizan Production
Pemain : Aty Kanser,Reza Rahadian,Didi Petet,Niniek L. Karim,Ayu Pratiwi
Cut Memey, Henidar Amroe, Adenin Adlan, Helsi Herlinda
Gagan Ramadhan
dll

Salah satu testimoni teman tentang film ini :
2009/11/14 budi
kemarin sore bengong...
ke ambarukmo coba pengen liat 2012.. dan tentu saja tiketnya ludes
inget munep pernah nyebut pengen nonton "Emak ingin naik Haji"
ya sudah nonton itu aja...
sebenarnya tujuannya cuman pengen selonjor sambil makan popcorn caramel yang pake ember itu.. dan ternyata...
FILMNYA BAGUUUSSSSSSSSSSSSSSSS
untung nontonnya sendirian.. mewek2 soale hwhwhahahahaha
tapi gak sendirian kok, pas bubaran, liat penonton laen banyak juga yang mukanya sembab hehehe