Showing posts with label Religion. Show all posts
Showing posts with label Religion. Show all posts

November 11, 2009

Film Religi Masakini "Emak Ingin Naik Haji"


Pic. By Asma Nadia

Menerabas hujan deras
Menguatkan kemauan agar tetap mengeras
Hingga sampai di XXI FX Senayan pas
Berada diantara pemain & crew film "Emak Ingin Naik Haji" dan media pendukung membuatku merasa senang bukan kepalang.
Disambut rebana, dipersilakan masuk oleh Mas Aditya Gumay.
Melihat dengan jelas artis-artis film Emak Ingin Naik Haji, ditambah Hadad Alwi, Sulis, Snada, Astri Ivo, Cici Tegal, M. Kholidi Asadi Alam(Azzam-KCB). Diawali tarian anak-anak kecil yang begitu lincah, lalu penampilan Ki Slamet dengan puisi bunda dan pencuri. Benar-benar perayaan hari pahlawan yang tak terlupakan.

***

Review Film Emak Ingin Naik Haji
Membaca buku "Emak Ingin Naik Haji" (Album pilihan Asma Nadia), mata sudah berkaca-kaca. Menonton trailernya juga membuat air mata menjelma kaca. Waktu itu saya sudah bilang "ni film bakalan sukses". Dan saat nonton gala premiere nya, kaca masih saja menghiasi mata. Dan ini tidak hanya terjadi pada saya. Hampir semua penonton film ini mengaku tak mampu menahan air matanya. Jadi siapkan handuk kecil atau tisu sebelum nonton. Selain membuat terharu, film ini juga lucu. Soundtrack pun menyentuh kalbu.

Itulah kenapa saya jatuh cinta dengan film religi seperti ini. Setiap adegan mampu mengaduk-aduk emosi. Tertawa dan menangis campur aduk jadi yummy. Dakwahnya tak ada kesan menggurui. Memiliki jiwa sosial yang tinggi. Akankah film seperti ini akan hadir kembali nanti?
100 thumbs up!

Diawali dengan big close up tangan Zein sedang melukis ka'bah. Lukisan itu akan dipajang saja, agar emak bisa memandangnya setiap kali rindu tanah suci. Zein ingin mimpi emaknya naik haji terealisasi. Hatinya teriris setiap emaknya membicarakan harapan dan impian naik haji.
"Hmmm, emak udah nabung bertaon-taon tapi duitnya belum cukup juga. Naik haji sekarang berapaan ya?
"Tiga ribuan, Mak."
"Jangan bercanda. Masak tiga ribu?
"Tiga ribu dollar, Mak. Sekitar 30 jutaan."
"Kapan, Emak bisa naik haji ya Zein? Simpanan emak aja baru 5 jutaan."

Juragan haji Saun sebagai tetangga emak sudah naik haji berkali-kali. Tingginya biaya naik haji tak masalah bagi keluarga juragan haji. Uang tabungan lima juta emak harus direlakan untuk biaya operasi anaknya Zein. Zein ingin mengganti uang emaknya. Semalam suntuk tak bisa tidur. Dalam kondiri kalut, Zein coba mencuri di rumah juragan haji. Tapi urung niatnya, saat mengingat suara emak membaca Al Qur'an. Adegan emak meneteskan air matanya di Al Qur'an itulah yang membuat saya tak mampu menahan air mata ini membasahi pipi.

Disisi lain ada orang naik haji untuk kepentingan politik. Agar ada embel-embel haji di depan namanya. Sehingga masyarakat tertarik memilihnya sebagai walikota.

Saat Zein membantu belanja di supermarket, ia mendengar pengumuman undian kupon belanja berhadiah paket naik haji. Zein girang bukan kepalang saat membaca nomor undiannya ada dalam daftar pemenang undian. Tapi takdir berkata lain, Zein kecelakaan. Di rumah sakit inilah letak benang merahnya.

Akankah Emak jadi naik haji?
Silakan menuju 21 terdekat dikota anda untuk menemukan jawabannya.
Buktikan anda orang islam sejati yang mencintai film religi produk dalam negeri!

Dan
Jangan buang tiket nonton Film Emak Ingin Naik Haji anda. Kirimkan potongan tiket beserta biodata dan komentar anda tentang Film Emak Ingin Naik Haji, ke alamat Jl. Puri Mutiara II no. 7 Jeruk Purut Jakarta Selatan. Tersedia hadiah umroh untuk 2 orang pemenang yang terpilih. Pemenang akan diumumkan tanggal 8 Desember. Keikutsertaan dalam promo ini tidak dipungut biaya. Promo ini berlaku untuk anda yang menonton sampai dengan tanggal 24 November 2009.

Judul Film : Emak Ingin Naik Haji
(Diadaptasi dari cerpen Emak Ingin Naik Haji karya Asma Nadia)
Sutradara : Aditya Gumay
Penulis Skenario : Adenin Adlan
Produser : Smaradana Pro & Mizan Production
Pemain : Aty Kanser,Reza Rahadian,Didi Petet,Niniek L. Karim,Ayu Pratiwi
Cut Memey, Henidar Amroe, Adenin Adlan, Helsi Herlinda
Gagan Ramadhan
dll

Salah satu testimoni teman tentang film ini :
2009/11/14 budi
kemarin sore bengong...
ke ambarukmo coba pengen liat 2012.. dan tentu saja tiketnya ludes
inget munep pernah nyebut pengen nonton "Emak ingin naik Haji"
ya sudah nonton itu aja...
sebenarnya tujuannya cuman pengen selonjor sambil makan popcorn caramel yang pake ember itu.. dan ternyata...
FILMNYA BAGUUUSSSSSSSSSSSSSSSS
untung nontonnya sendirian.. mewek2 soale hwhwhahahahaha
tapi gak sendirian kok, pas bubaran, liat penonton laen banyak juga yang mukanya sembab hehehe

January 01, 2009

Tahun Baruan Yang Paling Berkesan


Dengan sedikit tawa dibalut tangisan & renungan belaka. Saya isi malam tahun baru 2009 dengan acara Muhasabah Menuju Qolbun Salim ke-2 di MRPI yang diselenggarakan oleh MQS. Dan ini saya lakukan baru sekali sampai saat ini dalam hidupku. Detail acara ini baca disini.
Tahun baru ini saya hanya ingin 3 hal hijrah ~ kuliah ~ nikah. Dan 3 hal ini saya targetkan 1 sampai 2 tahun kedepan. Kecuali hijrah harus tetap istiqomah sampai tubuh ini dimakan tanah. Seperti yang di utarakan di acara tafsir Al Misbah hijrah adalah berubah dari baik menjadi lebih baik, dari tempat sempit ke tempat yang lebih lapang. Jadi intinya saya hanya ingin menjadi yang lebih baik dari saat ini. Untuk kuliah masih cari-cari beasiswa, saya juga masih punya tanggungan yang harus diprioritaskan. Tentunya saya lebih memilih bantu pendidikan adikku minimal sejajar denganku daripada saya melejit dengan menyandang sarjana sedangkan adikku terpuruk sampai di SMU. Untuk nikah masih menunggu pangeran datang meminang. Semoga do'a di MRPI lalu dikabulkan oleh NYA. Jika sudah mentok, saya akan gabung dengan Majelis Sehati.

Yang jelas malam tahun baru 2009 adalah malam tak terlupakan. I'ts really fantastic & forgetable moment in the end and new year. I wish I could repeat this moment.


July 16, 2008

Jeritan Perokok Pasif

Pic. from Print out Mr. Irwan

Wahai smoker... tidakkah engkau sadar telah menzalimi diriku dan dirimu sendiri. Kau hembuskan nafas nikotinmu ke dalam nafasku. Aku tersengal, terbatuk-batuk, hidungku perih. Suaraku semakin lirih menahan perih. Dimana mata, telinga dan rasamu??? Meskipun matamu tertuju terpaku pada himbauan yang tertempel di dinding, tapi fikiranmu tetap tertutup, kau anggap itu berlebihan. Meskipun telingamu dengar rintihan kami, tapi tak dapat hentikan dirimu untuk menikmati. Rasa...rasa...tidakkah kau merasa???

Tiba-tiba aku rasakan sedikit perlindungan. Himbauan dari orang yang menyayangi diri sendiri untuk smoker tertempel di setiap sudut ruangan. Buka mata lebar-lebar....baca!!! ingat!!!
Firman Allah yang artinya "Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri dalam kebinasaan." (Al Baqarah : 195).
Rasulullah saw. bersabda "Tidak boleh (menimbulkan) bahaya dan tidak boleh pula membahayakan orang lain."(HR. Ibnu Majah dari kitab Al-Ahkam 2340)

Fatwa : Dr. Yusuf Qardhawi
Rokok haram karena membahayakan. Demikian disebut dalam bukunya 'Halal & Haram dalam Islam'. Menurutnya, tidak boleh seseorang membuat bahaya dan membalas bahaya, sebagaimana sabda Nabi yang diriwayatkan Ahmad dan Ibnu Majah. Qardhawi menambahkan, selain berbahaya, rokok juga mengajak penikmatnya untuk buang-buang waktu dan harta. Padahal lebih baik harta itu digunakan untuk yang lebih berguna, atau di infaqkan bila memang keluarganya tidak membutuhkan.
Hmmm....barang haram yang masuk ke tubuh meracuni aliran darah, daging dan semua organ kita jadi haram. Kalo saya sudah tahu rokok itu haram sejak kuliah. Tapi saya pun ikut menghisap barang haram itu sampai detik ini hiks.....

Tidak pandang gender cewek, cowok, waria sekalipun untuk tidak menyayangi tubuh yang kian lama kiah ringkih saja. Wahai smoker...tidakkah engkau sayangi tubuhmu sendiri. BERHENTI MEROKOK DAN JANGAN MEMULAINYA!!!. Aku tulis ini karena sayangku padamu, tidakkah engkau sayangi aku...halah. Jikalau seandainya pemerintah bisa lebih tegas bertindak. Menutup, menghentikan pabrik rokok merajai pasar. Saya pikir, rokok tidak lagi menjadi perusak.

July 09, 2008

Gara-gara Jilbabku (Asma Nadia Dkk)


Category : Books
Genre : Non Fiction
Penerbit : Lingkar Pena Publishing
Tebal buku : 227

Kenapa musti ragu untuk memakai pakaian anggun itu? Mengapa musti takut menutupi keindahan tubuhmu. Kalau memang ingin mencium bau surga kenapa musti ragu? Buku "Gara-gara jilbabku" menceritakan lika-liku seorang perempuan yang telah memutuskan untuk mempercantik dirinya dengan jilbab.

I'm a jilbaber and I'm proud of it (Jazimah Al Muhyi) berkata :

"Jilbab memang bukan alat pengukur keimanan, bukan standar ketakwaan, juga bukan pertanda suksesnya dakwah, namun demikian, meski bukan merupakan satu-satunya ukuran keimanan jilbab harus di upayakan karena :

"Membiarkan aurat terbuka, minimal telah membuka 2 peluang dosa. Dosa menzalimi diri sendiri (karena tidak taat pada Allah), juga dosa menzalimi orang lain (memberi kesempatan pada orang lain untuk melihat aurat yang bukan haknya).

"Mari jilbabkan diri, jilbabkan hati dengan ikhlas karena jilbab adalah sebuah aturn perlindungan Allah. Sebagai bentuk kasih sayang-NYA kepada kaum wanita. Jika telah berani menolak perlindungan Allah, hendak berlindung kemanakah lagi???"

Bagian terakhir dari buku ini adalah ulasan dari Asma Nadia tentang gara2 berjilbab. Gara-gara berjilbab jauh sama ortu. Prestasi sekolah turun gara-gara jilbab. Gara-gara jilbab nggak dapat kerja. Gara-gara jilbab, dikucilkan. Gara-gara jilbab jauh jodoh. Delete all your thinks about it. Saya jauh sama ortu karena memang mengais rezeki untuk ortuku juga. Kalau prestasi turun itu bukan karena jilbab tapi karena kita yang tidak rajin belajar. Saya jilbaber sudah kerja kok, jadi bukan gara-gara jilbab kan kalau kita belum dapat kerja. Tapi karena saingan pelamar kerja yang banyak dan belum rezeki kita. Gara-gara jilbab kita dikucilkan...hmmm...kalo ini saya pernah alami. Ada beberapa temen yang khawatir saya ajak pake jilbab. Jadi perlahan-lahan dia mulai menjauhi aku. Gara-gara jilbab jauh dari jodoh...ah nggak juga. Teman2 akhwatku sudah pada menemukan jodohnya kok. Lagian kan sebagian cowok yang suka sama jilbaber. Di buku ini juga ada pendapat cowok tentang jilbaber. Ini pernyataan cowok yg suka ma jilbaber: "ya kan cewek, kan cantik, berjilbab pula..aku suka, lho..apa maksudnya."

Pokoknya buku ini very recomended lah..., kan dah best seller. Tapi sayang Mimin cuman dipinjemin he....5x. Thanks...mbak Indra. Tapi buku La Tahzanku mana?? Saya juga mo review buku itu.







January 21, 2008

Ngedate ma Si Cepot

Akhirnya saya bisa dapat charge rohani pada hari Minggu tanggal 20 Januari 2008 di Masjid Nurul Hidayah Jl Bintaro Raya No. lupa, pokoknya arah Tanah Kusir. Event ini diselenggarakan dalam rangka memperingati tahun baru 1429 H. Biasanya sih cuman ngaji bareng ma Abi kos ku, Beliau guru agama, di rumah suka da kajian gitu. Kalo bisa ikut ya ikut. Tapi bareng ma anak2 kecil, jadi inget pas TPQ dulu. Pengin liqo lagi bareng sahabat2 ku. Halah ... pengin kok terus. Kok jadi nglantur yach. Lanjout ...

Kajian sesi pertama bersama Ust. Achmad Insani (Terkenal dengan sebutan Si Cepot), emang benar2 mirip Si Cepot lho. Kata Si Cepot ada3 hal yg perlu di cermati di thn baru ini yakni :
1. Iman sebagai pondasi
- Kuatkan Iman
- Mantabkan Iman
- Istiqomahkan Iman
Orang mulia bukan karena kecantikannya, tapi orang mulia karena imannya
Marilah bersama-sama berusaha menjadi orang yang kuat imannya.
2. Sholat ... sholat ... sholat
Menjadi manusia untuk berhijrah dah bermuhasabah
Orang yang cinta kepada Allah adalah orang yang selalu mencari Allah, dirumah Allah
dan selalu meramaikan masjid.
3. Akhlak sebagai koleksi
Yang saya ingat baik2 tuh ini:
"Cari suami yang berakhlak, karena istri ikut suami, untuk itu cari suami yang berakhlak yang bisa membawamu ke Surga". Jadi silakan saja bagi yang berakhlak
boleh japri saya and melamar saya hahaha ....

Ya itu yang tercatat di memori otakku. Yang jelas Si Cepot bisa bikin saya ngakak.
Bener-bener guyonan halal.

Sesi kedua pukul 14.45 WIB bersama Ust. Akri hihihi... lumayan bisa lihat langsung dan tertawa bersamanya. Dari pelawak bisa alih profesi jadi Ustad. It's great. Beliau muridnya Si Cepot itu, jadi setiap ada kajian ikut kasih ceramah, yach ... sekedar dongkrak popularitas. Ups... astaghfirullah. Ust. Akri menyampaikan beberapa hal yaitu:
Bagaimana kita memakmurkan masjid,
1. Boleh utang kalo untuk memakmurkan masjid hwehehe
Siapa yang percaya kalo ahli neraka kebanyakan wanita ????
Padahal kebanyakan hadirin di pengajian itu adalah wanita.
Sayangi perempuan karena perempuan lebih pinter. *emang bener
2. Apapun yang kita punya harus kita cuci, semuanya harus bersih
Mencuci harta dan jangan takut miskin. Ga usah pengin jadi kaya karena beresiko
mending ikhlas terima apa adanya. Orang kaya jaga harta dengan shodaqoh untuk cuci
harta, karena diharta orang kaya terdapat hak2 orang miskin. So... sisihkan untuknya.

Kata terakhir "Lillah wa lillah Mardhotillah"
Artinya : karena Allah, di jalan Allah, dapat ridho Allah

Lagi2 No screenshot, selain ga bawa kamera, Postingnya lewat gtunnel juga 'n nggak tahu cari dokumentasinya kemana. Smoga bermanfaat untuk semua.
CMIIW

December 10, 2007

Prasmanan Haji ala Basyuni

Saya salah satu orang yang kurang setuju dengan sistem prasmanan haji. Dari 20.000 jamaah haji dan dibagi menjadi 8 maktab. Berarti tiap maktab 250 jamaah. Meskipun tiap maktab sudah ada pos prasmanan, tapi menurut saya tetap tidak efektif dan efisien. Kebiasaan jamaah yang menunggu catering datang, jadi harus ditunggu catering. Jamaah harus menghampiri makanan, bukan dihampiri makanan. Jika kondisi kesehatan jamaah itu bagus, jelas nggak ada masalah kalau harus antri. Tapi lain halnya jika mereka sakit, jelas minta makanannya diantar. Waktu antri bisa digunakan untuk aktivitas lain. Jelas makan banyak waktu kalau dengan prasmanan. Dan cenderung tidak adil, meskipun panitia yang memberikan lauknya. Karena apa....? Selera makan jamaah jelas berbeda-beda, jamaah dengan antrian pertama, enakkkk... jelas, karena dia bebas memilih menu yang disuka. Dan selesai makan terlebih dahulu. Tapi lain halnya dengan jamaah dengan antrian terakhir. Dia tidak bisa leluasa ambil menu yang disuka, karena tinggal sisa. Udah gitu... dia pasti ketinggalan dari teman2 nya yang sudah duluan makan. Bagi jamaah yang sudah dapat makan, otomatis langsung dimakan. Nggak mungkin dia mau menunggu jamaah lain dan makan sama2 seluruh maktab. Soalnya yang dapat makan pertama, makanannya bisa keburu dingin, apalagi klo berkuah. Karena waktunya akan terkuras hanya untuk menunggu... menunggu dan menunggu.

Prasmanan memang cocok untuk para tentara, orang2 dipenjara, para santri di pondok pesantrennya, dan acara party2 lainnya. Tapi .. tidak untuk jamaah haji. Jamaah haji terdiri berbagai umur, berbagai kalangan masyarakat. Nggak sama... jelas beda ma tentara. Yang sudah tua kasihan kalau harus antri juga. Apalagi kalau orang itu punya kerjaan sholat dan dzikir yang melebihi rukun haji pada umumnya. Biasanya dilakukan oleh orang2 yang ikut tarekat. Mereka punya tugas khusus. Kalau dia harus ikut antri, kerjaannya jadi tertunda. Tapi kalau makanannya diantar, dia bisa tunda makannya dan menyelesaikan kerjaannya terlebih dahulu.


Ah... entahlah Pak Maftuh Basyuni, smoga saja idemu itu bisa berjalan dengan lancar tanpa ada perseteruan apapun, tidak semrawut. Dan semoga bisa adil. Amin....

November 30, 2007

Bagaimana Melawan Syeitan (Liqo Jum'at, 17 Juni 2005)

Ni gambar setan pa gambar ninja yo. Coz ga da gambar setan yg bs di upload je. Ya seadanya. Yg jelas ni simbol anak2 PCC yg suka nongkrong di Posko. Mereka dijuluki setan posko. Tapi disini yg qt bahas setan beneran lho. Check it out.


Syeitan akan selalu menggoda anak adam. Ketika manusia selalu ingat pada Allah maka syeitan akan menjauh, tapi jika manusia itu lalai/futur maka syeitan akan menggodanya/beraksi untuk membisikkan agar kita berbuat dosa.








Cara syeitan menggelincirkan manusia:


  1. Dengan sifat was-was
  2. Ta'zin --->Membungkus kemaksiatan dengan kenikmatan

  3. Tamani --->Memperdaya manusia dengan khayalan

  4. A'dawah --->Menumbuhkan permusuhan ditengah manusia

  5. Takwif --->Menakut-nakuti manusia

  6. Syahdun --->Menghalangi manusia untuk menjalankan perintah Allah


Menangkal bisikan2 syeitan ----> Dzikrullah (senantiasa ingat kepada Allah)

September 19, 2007

Teka-Teki Imam Ghazali

Suatu hari, Imam Al-Ghazali berkumpul dengan murid-muridnya lalu beliau bertanya (Teka Teki ) :

Imam Ghazali = " Apakah yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini ?
Murid 1 = " Orang tua "
Murid 2 = " Guru "
Murid 3 = " Teman "
Murid 4 = " Kaum kerabat

"Imam Ghazali = " Semua jawapan itu benar. Tetapi yang paling dekat dengan kita ialah MATI. Sebab itu janji Allah bahawa setiap yang bernyawa pasti akan mati ( Surah Ali-Imran :185).

Imam Ghazali = " Apa yang paling jauh dari kita di dunia ini ?"
Murid 1 = " Negeri Cina "
Murid 2 = " Bulan "
Murid 3 = " Matahari "
Murid 4 = " Bintang-bintang
"Iman Ghazali = " Semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling benar adalah MASA LALU. Bagaimanapun kita, apapun kenderaan kita, tetap kita tidak akan dapat kembali ke masa yang lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini, hari esok dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran Agama".

Iman Ghazali = " Apa yang paling besar didunia ini ?"
Murid 1 = " Gunung "
Murid 2 = " Matahari "
Murid 3 = " Bumi "
Imam Ghazali = " Semua jawaban itu benar, tapi yang besar sekali adalah HAWA NAFSU (Surah Al A'raf: 179). Maka kita harus hati-hati dengan nafsu kita, jangan sampai nafsu kita membawa ke neraka."

IMAM GHAZALI" Apa yang paling berat didunia? "
Murid 1 = " Baja "
Murid 2 = " Besi "
Murid 3 = " Gajah "
Imam Ghazali = " Semua itu benar, tapi yang paling berat adalah MEMEGANG AMANAH (Surah Al-Azab : 72 ). Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung, dan malaikat semua tidak mampu ketika Allah SWT meminta mereka menjadi khalifah pemimpin) di dunia ini. Tetapi manusia dengan sombongnya berebut-rebut menyanggupi permintaan Allah SWT sehingga banyak manusia masuk ke neraka kerana gagal memegang amanah."

Imam Ghazali = " Apa yang paling ringan di dunia ini ?"
Murid 1 = " Kapas"
Murid 2 = " Angin "
Murid 3 = " Debu "
Murid 4 = " Daun-daun"
Imam Ghazali = " Semua jawaban kamu itu benar, tapi yang paling ringan sekali didunia ini adalah MENINGGALKAN SOLAT. Gara-gara pekerjaan kita atau urusan dunia, kita tinggalkan solat "

Imam Ghazali = " Apa yang paling tajam sekali di dunia ini?
"Murid- Murid dengan serentak menjawab = " Pedang "
Imam Ghazali = " Itu benar, tapi yang paling tajam sekali didunia ini adalah LIDAH MANUSIA. Kerana melalui lidah, manusia dengan mudahnya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri "

"sampaikanlah walau satu ayat"..